TUGAS
1. Sebutkan dan Jelaskan Alat-Alat
Input Pada sistem Komputer
Alat Input adalah alat-alat yang berfungsi memasukan data atau perintah kedalam komputer.Contoh dari alat input antara lain:
1. Keyboard –> Papan Ketik yang berfungsi memasukan data baik itu char(Karakter),number(nomor) atau symbol
2. Mouse–> Sebuah alat input yang digunakan untuk menunjukan cursor(Pointer).
3. Scanner–> Alat input yang berfungsi untuk men duplikat/ mengcopy teks/gambar dari kertas/foto dsb.
4. Joystick–> Alat input yang berfungsi memberikan masukan namun biasanya dipakai dalam game.
5. Camera digital–> Input Gambar/image.
6. Microphone–> Input Suara.
7. Digitizer–>Digunakan dalam pemetaan.
8. Touch Screen–>Digunakan memberikan instruksi sama seperti mouse namun kelebihan nya di sentuh.
9. Touch pad.
10. Track ball.
11. Light Pen.
12. Handy cam.
Alat Input adalah alat-alat yang berfungsi memasukan data atau perintah kedalam komputer.Contoh dari alat input antara lain:
1. Keyboard –> Papan Ketik yang berfungsi memasukan data baik itu char(Karakter),number(nomor) atau symbol
2. Mouse–> Sebuah alat input yang digunakan untuk menunjukan cursor(Pointer).
3. Scanner–> Alat input yang berfungsi untuk men duplikat/ mengcopy teks/gambar dari kertas/foto dsb.
4. Joystick–> Alat input yang berfungsi memberikan masukan namun biasanya dipakai dalam game.
5. Camera digital–> Input Gambar/image.
6. Microphone–> Input Suara.
7. Digitizer–>Digunakan dalam pemetaan.
8. Touch Screen–>Digunakan memberikan instruksi sama seperti mouse namun kelebihan nya di sentuh.
9. Touch pad.
10. Track ball.
11. Light Pen.
12. Handy cam.
2. Sebutkan dan Jelaskan Alat-Alat Output Pada sistem Komputer
Alat Output adalah alat-alat yang berfungsi mengeluarkan data-data yang berbentuk informasi.Contoh dari alat Output adalah:
- Monitor–> Menampilkan display gambar, teks, symbol dsb
- Printer–> Mencetak document yang telah kita buat
- Speaker–> Memunculkan suara yang dapat di input lewat microphone atau mp3
- Proyektor–> sama seperti monitor, namun media proyektor dapat di dinding
3. Perbedaan InterPreter compiler
Interpreter adalah
perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh
programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin
melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah
yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil
mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut. Proses ini sangat berbeda
dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu
kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan
dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.
Sedangkan Compiler
sendiri adalah program sistem yang digunakan sebagai alat bantu dalam
pemrogaman.Perangkat lunak yang melakukan proses penterjemahan code (yang
dibuat programmer) ke dalam bahasa mesin. Hasil dari terjemahan ini adalah
bahasa mesin. Pada beberapa compiler, output berupa bahasa mesin dilaksanakan
dengan proses assembler yang berbeda.
Untuk lebih jelas mengenai perbedaan
antara Interpreter dengan Compiler, ada baiknya saya jelaskan lebih terperinci
mengenai dua hal ini.
Perbedaan antara Compiler dengan Interpreter :
1. Jika hendak menjalankan program
hasil kompilasi dapat dilakukan tanpa butuh kode sumber. Kalau interpreter
butuh kode sumber.
2. Jika dengan kompiler, maka
pembuatan kode yang bisa dijalankan mesin dilakukan dalam 2 tahap terpisah,
yaitu parsing ( pembuatan kode objek ) dan linking ( penggabungan kode objek
dengan library ) . Kalau interpreter tidak ada proses terpisah.
3. JIka compiler membutuhkan linker
untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library demi menghasilkan
suatu kode yang bisa dijalankan oleh mesin. Kalau interpreter tidak butuh
linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library.
4. Interpreter cocok untuk membuat /
menguji coba modul ( sub-routine / program-program kecil ). Maka compiler agak
repot karena untuk mengubah suatu modul / kode objek kecil, maka harus
dilakukan proses linking / penggabungan kembali semua objek dengan library yang
diperlukan.
5. Pada kompiler bisa dilakukan
optimisasi / peningkatan kualitas kode yang bisa dijalankan. Ada yang
dioptimasi supaya lebih cepat, ada yang supaya lebih kecil, ada yang dioptimasi
untuk sistem dengan banyak processor. Kalau interpreter susah atau bahkan tidak
bisa dioptimasikan.
4. Jenis-Jenis Brainware.
Brainware adalah manusia yang terlibat dalam mengoperasikan serta mengatur sistem di dalam komputer. Diartikan juga sebagai perangkat intelektual yang mengoperasikan dan mengeksplorasi kemampuan dari hardware maupun software. Komponen brainware pada umumnya dibagi dalam bagian yang dapat menunjang adanya internal check yang memadai, yaitu :
1. Operator Komputer bertanggung jawab untuk mengolah data melalui sistem yang berhubungan dengan komputer. Operator harus mengikuti instruksi yang telah ditetapkan dalam runbook yang telah disusun oelh programmer. Disini perlu adanya pembatasan agar operator tidak dapat memodifikasi program sebelum atau selama program itu berjalan.
2. Teknisi adalah seorang yang bertanggung jawab untuk maintenance tentang segala jenis permasalahan komputer. Seorang teknisi harus mempunyai pengetahuan luas mengenai troubleshooting dan sebagainya.
3. Trainer adalah seorang brainware yang mempunyai pengetahiuan yang lebih banyak di banding yang lainnya, dan brainware ini bertanggung jawab untuk mendidik dan mengajar di bidangnya.
4. Konsultan adalah orang yang bertanggung jawab layaknya seorang penasehat handal dalam bidangnya.
5. Project Manager adalah orang yang bertanggung jawab sebagai pemimpin atau komando di suatu project tertentu, bisa disebut juga sebagai mandor.
6. Programmer bertugas untuk membuat aplikasi komputer sehinnga dapat memudahkan kinerja manusia melalui program yang telah dibuatnya.
7. Graphic Designer yaitu orang yang berkecimpung di dunia desagn grafis dan mahir dalam hal membuat objek animasi.
8. Spesialis Jaringan adalah seorang brainware yang sudah mahir di dunia jarinagan komputer. Bertanggung jawab atas semua hal yang berhunbungan dengan jaringan komputer.
9. Database Komputer merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap database suatu aplikasi, organisasi dan sejenisnya.
10. System Analis adalah brainware yang bertanggung jawab untuk mendesain, merancang dan menganalisa suatu program yang akan dibuat maupun sudah jadi. Seorang sistem analisis harus berhati-hati dalam merancang suatu aplikasi agar tidak terjadi kesalahan yang fatal.
4. Jenis-Jenis Brainware.
Brainware adalah manusia yang terlibat dalam mengoperasikan serta mengatur sistem di dalam komputer. Diartikan juga sebagai perangkat intelektual yang mengoperasikan dan mengeksplorasi kemampuan dari hardware maupun software. Komponen brainware pada umumnya dibagi dalam bagian yang dapat menunjang adanya internal check yang memadai, yaitu :
1. Operator Komputer bertanggung jawab untuk mengolah data melalui sistem yang berhubungan dengan komputer. Operator harus mengikuti instruksi yang telah ditetapkan dalam runbook yang telah disusun oelh programmer. Disini perlu adanya pembatasan agar operator tidak dapat memodifikasi program sebelum atau selama program itu berjalan.
2. Teknisi adalah seorang yang bertanggung jawab untuk maintenance tentang segala jenis permasalahan komputer. Seorang teknisi harus mempunyai pengetahuan luas mengenai troubleshooting dan sebagainya.
3. Trainer adalah seorang brainware yang mempunyai pengetahiuan yang lebih banyak di banding yang lainnya, dan brainware ini bertanggung jawab untuk mendidik dan mengajar di bidangnya.
4. Konsultan adalah orang yang bertanggung jawab layaknya seorang penasehat handal dalam bidangnya.
5. Project Manager adalah orang yang bertanggung jawab sebagai pemimpin atau komando di suatu project tertentu, bisa disebut juga sebagai mandor.
6. Programmer bertugas untuk membuat aplikasi komputer sehinnga dapat memudahkan kinerja manusia melalui program yang telah dibuatnya.
7. Graphic Designer yaitu orang yang berkecimpung di dunia desagn grafis dan mahir dalam hal membuat objek animasi.
8. Spesialis Jaringan adalah seorang brainware yang sudah mahir di dunia jarinagan komputer. Bertanggung jawab atas semua hal yang berhunbungan dengan jaringan komputer.
9. Database Komputer merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap database suatu aplikasi, organisasi dan sejenisnya.
10. System Analis adalah brainware yang bertanggung jawab untuk mendesain, merancang dan menganalisa suatu program yang akan dibuat maupun sudah jadi. Seorang sistem analisis harus berhati-hati dalam merancang suatu aplikasi agar tidak terjadi kesalahan yang fatal.
PENYEBAB KERUSAKAN LAPTOP
Pada kesempatan kali ini Young Rainbow bakalan ngasih tau Penyebab
Kerusakan laptop
Terkadang banyak
diantara konsumen mempertanyakan tentang apa penyebab utama kerusakan pada
laptop. Untuk menjelaskan pertanyaan ini, kami membagi kerusakan pada laptop
menjadi tiga bagian, yaitu:
- Kerusakan yang di sebabkan oleh usia pemakaian
- Kerusakan yang di sebabkan oleh kesalahan pemakai (user)
- Kerusakan yang memang kegagalan product ( pabrikasi/ cacat produk )
A. Kerusakan
Yang di sebabkan oleh Usia Pemakaian
Yang di maksud dengan kerusakan ole usia pemakaian adalah kerusakan yang timbul seiring umur / usia pakai dari barang tersebut. Sebenarnya setiap barang elektronik yang kita gunakan memiliki usia pakai. Misalnya harddisk pada laptop, memiliki usia pakai selama 10.0000 jam . Jika pemakian rata-rata per hari selama 12 jam, maka kira-kira hardisk tersebuat akan mulai turun kinerjanya atau mungkin rusak setelah di pakai selama 2tahun 3 bulan.
Yang di maksud dengan kerusakan ole usia pemakaian adalah kerusakan yang timbul seiring umur / usia pakai dari barang tersebut. Sebenarnya setiap barang elektronik yang kita gunakan memiliki usia pakai. Misalnya harddisk pada laptop, memiliki usia pakai selama 10.0000 jam . Jika pemakian rata-rata per hari selama 12 jam, maka kira-kira hardisk tersebuat akan mulai turun kinerjanya atau mungkin rusak setelah di pakai selama 2tahun 3 bulan.
B. Kerusakan Yang Di Sebabkan Oleh Kesalahan Pemakai
(User)
Kerusakan ini terjadi di karenakan
cara pengoperasian (pemakaian ) yang salah dari si pemilik barang. Contoh:
perbedaan tegangan jaringan listrik antara 110v dengan 220v. Terkadang
saat kita membeli barang dari luar Indonesia (semisal Jepang), kita tidak
memperhatikan lagi berapa tegangan yang di butuhkan untuk mengoperasikan barang
tersebut.Saat tegangan yang di butuhkan hanya 110v tapi kita memberikan 220v
maka otomatis barang tersebuat akan rusak terbakar. contoh lain: Kebiasaan kita
menggunakan laptop di atas kasur tempat tidur atau karpet wol. Hal ini
menyebabkan sirkulasi udara sistem pendingin pada laptop terganggu dengan
tertutpnya bagian bawah laptop. Akibatnya suhu Mainboard dan komponen
elektronik (terutama chipset) menjadi over heat sehingga mengakibatkan
kerusakan.
C. Kerusakan Yang Merupakan Kegagalan Pabrikas
Kerusakan pabrikasi adalah kerusakan
akibat kegagalan QC (Quality Control) menyeleksi atau bahkan merancang product
tersebut. Kerusakan pabrikasi di tandai oleh kesamaan ciri - ciri kerusakan (
sindrome kerusakan) terhada satu merk product pada tipe tertentu. Misalkan
sebagai contoh: Produsen A memproduksi laptop dengan type 1B. Setelah produk
tersebuat di jual, ternyata sebagian besar mengalami kerusakan dengan sindrome
( ciri-ciri kerusakan) yang sama.
Pernah kami dihadapkan oleh permasalahan dimana Acer Aspire 2920z memiliki kesamaan kerusakan yaitu tidak respon saat di tekan tombol ON. Laptop tidak mau hidup. Kami sering mendapatkan kerusakan Aspire 2920z ini dengan sindrome tidak mau hidup saat di tekan tombol ON. Memang kami tidak pernah menanyakan secara resmi ke pihak Acer, jadi kami tidak berani mengatakan ini merupakan kegagalan produk dari Aspire 2920z. Kalo untuk produk TOSHIBA, kami juga sering menemukan bahwa Satellite M200 memiliki sindrome kerusakan berupa terganggunya tampilan VGA pada LCD saat menggunakan AC Adaptor.
Terhadap kerusakan yang telah kami sebutkan diatas, ternyata kerusakan yang di sebabkan kesalahan pemakai(user) persentase nya lebih besar. Kebiasaan pemakaian laptop berlama - lama juga menjadi penyebab tidak awetnya sebuah laptop. Jangan samakan kekuatan sebuah laptop dengan Desktop PC yang mampu di operasikan bahkan berhari - hari secara kontinue tanpa di matikan. Pengoperasian laptop sebaiknya cukup 3-4 jam, setelah itu istirahatkan laptop anda sekedarnya( dimatikan untuk 10-20 menit) . Setelah itu dapat di pakai kembali. Gunakan pendingin tambahan (cooling pad) sekiranya suhu ruang tempat pengoperasian laptop terasa panas. Ini untuk mengurangi kerusakan chipset akibat overheat. Jangan gunakan laptop untuk bermain game - game berat ( game yg membutuhkan spesifikasi hardware tinggi dengan detail gambar 3D yg cukup tinggi pula). Perhatikan indikator battery pack laptop anda, apakah sudah full atau tidak. Janagn biasakan membiarkan laptop dalam kondisi terkoneksi dengan AC adaptor padahal battery pack sudah terisi penuh. Jauhkan benda - benda cair dari sekitar laptop, karna seringkali laptop dengan tidak sengaja terkena tumpahan air. Pastikan tidak ada benda apa pun di atas keyboard laptop anda saat hendak menutup panel LCD laptop.
Pernah kami dihadapkan oleh permasalahan dimana Acer Aspire 2920z memiliki kesamaan kerusakan yaitu tidak respon saat di tekan tombol ON. Laptop tidak mau hidup. Kami sering mendapatkan kerusakan Aspire 2920z ini dengan sindrome tidak mau hidup saat di tekan tombol ON. Memang kami tidak pernah menanyakan secara resmi ke pihak Acer, jadi kami tidak berani mengatakan ini merupakan kegagalan produk dari Aspire 2920z. Kalo untuk produk TOSHIBA, kami juga sering menemukan bahwa Satellite M200 memiliki sindrome kerusakan berupa terganggunya tampilan VGA pada LCD saat menggunakan AC Adaptor.
Terhadap kerusakan yang telah kami sebutkan diatas, ternyata kerusakan yang di sebabkan kesalahan pemakai(user) persentase nya lebih besar. Kebiasaan pemakaian laptop berlama - lama juga menjadi penyebab tidak awetnya sebuah laptop. Jangan samakan kekuatan sebuah laptop dengan Desktop PC yang mampu di operasikan bahkan berhari - hari secara kontinue tanpa di matikan. Pengoperasian laptop sebaiknya cukup 3-4 jam, setelah itu istirahatkan laptop anda sekedarnya( dimatikan untuk 10-20 menit) . Setelah itu dapat di pakai kembali. Gunakan pendingin tambahan (cooling pad) sekiranya suhu ruang tempat pengoperasian laptop terasa panas. Ini untuk mengurangi kerusakan chipset akibat overheat. Jangan gunakan laptop untuk bermain game - game berat ( game yg membutuhkan spesifikasi hardware tinggi dengan detail gambar 3D yg cukup tinggi pula). Perhatikan indikator battery pack laptop anda, apakah sudah full atau tidak. Janagn biasakan membiarkan laptop dalam kondisi terkoneksi dengan AC adaptor padahal battery pack sudah terisi penuh. Jauhkan benda - benda cair dari sekitar laptop, karna seringkali laptop dengan tidak sengaja terkena tumpahan air. Pastikan tidak ada benda apa pun di atas keyboard laptop anda saat hendak menutup panel LCD laptop.
Langganan:
Postingan (Atom)